CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 20 Mei 2014

Toh hanya Mungkin

Mungkin, mungkin saja, toh aku hanya berandai-andai.. 
bila malam datang dan tak nampak satupun bintang dilangit luas,
mungkinkah pada saat itu Rembulan sedang marah kepadaku? 

Hingga tak mengijinkan aku melihat pantulan sinarnya dari balik bintang-bintang yang berpijar?

Mungkin, jika pagi datang, dan sang kabut tak kunjung menghilang,
serta sinar mentari tak kunjung datang,
mungkinkah angin sedang memendam amarah padaku?

Hingga tak mengijinkan aku merasakan hangatnya sinar matahari pagi?

Tidakkah kau lihat, hatiku sedang sibuk mencintaimu

Tidakkah kau lihat, hatiku sedang sibuk mencintaimu? 

Tidakkah kau lihat, bibirku sedang mendoakanmu dari kejauhan? 

Tidakkah kau lihat, jemariku sedang berusaha menggenggammu? 

Inikah yang kau sebut cinta? Menjatuhkan berkali-kali dalam kebahagiaan dan mengirisnya menjadi potongan tipis,dan kau terbangkan begitu saja tertiup angin? 

Inikah yang kau sebut cinta, menenggelamkanku dalam rindu dan memaksa hatiku membeku? 

Inikah yang kau sebut cinta, menggantungkan impianku setinggi angkasa lalu menghilang di ? 

Lalu apa namanya jika bukan kesakitan,lalu kau sebut apa jika cinta seperti ini, 
Mungkin kau tidak akan pernah mengerti, apa bentuk dan rasanya cinta, 

Karena kau terlalu sibuk menyakitiku disaat aku sibuk mencintaimu ..

Awan mendung dikala Senja

Sudah ku bilangkan, jangan menari-nari dikala hujan hampir datang, kau sebut itu mendung, kukatakan itu hanya angin yang berhembus.. 


Sungguh melelahkan ya rasanya, menangisi air hujan yang jatuh membasahi bumi.. percuma, buat apalagi, toh sudah jatuh.. 


Semakin malam, semakin pekat, dan semakin meyakinkan, setiap langkah yang kita-ya kita semua-makhluk hidup di bumi ini-setiap langkah yang kita semua-makhluk hidup dimuka bumi ini-langkah yang kita jalani, atau kita sebut saja ehm- entahlah-hanya kekakuan mungkin yang kita rasakan. 


Mau berharap senja datang kembali, toh sudah lewat tengah malam, buat apa disesali.. bersembunyi dibalik ketakutan? Tidak ada gunanya. 


Bukankah Tuhan sudah sangat adil menyisipkan (sedikit) keberanian dipermukaan telapak tangan kita, yang kita tidak sadari karena terlalu sering menutup wajah kita dengan telapak tangan itu? 


Orang-orang akan mengira kita gila ya, atau lebih tepatnya idiot, hehe ga masalah lah, selama kita masih melihat senja esok hari, walaupun hari ini senja di tutupi awan mendung.. 


Kita masih membisu, hanya tetap tinggal menatap kosong langit biru ditengah terpaan angin kemarau, 


Kau selalu bertanya kepadaku, kapan musim semi itu datang, aku selalu meyakinkanmu bahwa “kau selalu menawan, mampu menahan banyak hati yang beterbangan tak tentu arah”, lalu kau memanggilku idiot, iya idiot, sama seperti mereka diluar sana, 


“Hey, bukankah kita sama-sama tahu rasanya hati yang sakit?” keluhku pelan. 


Dan ketika awan mendung mulai datang lagi menghampiri dikala senja, aku selalu meyakinkanmu, “tidak apa-apa, kau akan baik-baik saja, ini hanya masalah waktu, biarkan anginnya berhembus, membawa segala keluh kesahmu melintasi samudera, syukur-syukur bisa tenggelam didasar samudera kan,dan kau tidak perlu merisaukannya lagi” dan lagi aku berkata sambil menghela napas panjang, “ ini hanya masalah waktu, sampai kau tidak perlu merasa perih lagi disitu” kataku sambil menunjuk tepat dihatimu. 


*semoga ini, hanya untaian kata-kata tidak berarti yang mungkin-kau-bisa-memahaminya, bisa membuatmu kembali tersenyum, walaupun rasanya sungguh melelahkan yah, kan sudah kukatakan ini hanya masalah waktu, HANYA-MASALAH-WAKTU”


Aku Tahu Ini Bukan Nafsu, Ini Cinta

Saat awan mendung datang perlahan, 
Aku tahu ini bukan nafsu, ini cinta.. 

Tapi, jika kukatakan pada dunia, maka kata-kataku takkan pernah cukup, 

Lalu aku berpaling padamu, menatap pekat tepat dibola matamu, 

Yang kulihat hanya kekosongan, 

Ingin rasanya kata-kata itu keluar dari bibirku, saat dadaku membuncah, kepalan tangan mengeras sekeras egomu, 

Sudah kukatakan aku mencintaimu, toh tetap saja, aku hanya bualan indah bagimu.. 
kutatap lagi awan mendung itu, aku masih yakin, lalu mengapa kau tidak yakin padaku? 

Mungkin benar, angin mampu membawa pergi semua kenangan indah kita, atau mungkin yang benar seperti ini, angin mampu membawa pergi semua yang kita inginkan, kau yang aku inginkan.. 

Haruskah ku relakan kau pergi bersama angin, atau memaksamu memelukku sekuat tenaga (lagi), 

Ini bukan sajak cinta, atau puisi kesakitan hati.. 

Aku hanya... 

entahlah.. 

Aku hanya butuh waktu.. 

*aku terkadang engkau, sudah kubilang pada diriku, ini-hanya-masalah-waktu*



Sabtu, 17 Mei 2014

Mencintai dan Memeluk

Mencintai dalam kata,Memeluk erat dalam Doa

Cukup mencintaimu dalam doa

Tirai Senja perlahan memeluk puncak gunung,
membiasnya dengan jingga keemasan..

bagai napas yang tersendat-sendat,
aku melanjutkan langkah menuju ketiadaan asa..

dalam gelap aku meraba-raba,
mencari sebatang obor kayu yang usang..

mungkin kita tak harus memeluk angin,
cukup menghirupnya dalam-dalam

mungkin aku tak harus memilikimu,
cukup mencintaimu dalam doa

Jumat, 16 Mei 2014

Tips Wisata Asyik ke KOTA TUA JAKARTA

Rasanya menyenangkan sekali ya kalo misalnya bisa jalan-jalan sambil melepas penat ketempat-tempat yang menarik, well salah satu tempat menarik menurut gue yang ada di Jakarta adalah di Kota Tua

Kota Tua bukanlah benar-benar KOTA TUA, tapi bangunan dan strukturnya masih terasa peninggalan Jaman Belanda, dan ada beberapa bangunan yang dibiarkan dengan ciri khas Jaman Belanda..

Kota Tua menyajikan beberapa Museum yang cukup menarik untuk di Kunjungi loh,
Beberapa yang terkenal adalah Museum Fatahillah, Museum Wayang, Museum Bank dan beberapa Museum-museum lainnya

tapi jangan salah terkadang saat berjalan-jalan atau melepas penat dengan meminum es selendang mayang yang dijajakan oleh penjual disana, suka terdapat "kendala" kecil yang bisa membuat mood lumayan ga enak, maka dari itu gue mau bagi beberapa tips ketika mengunjungi Kota Tua.. ( seperti yang pernah gue alami)

Here we go....

1. Gunakan Pakaian yang Pas dan Nyaman

Mungkin terdengar sepele ya, but FYI kalau ke Kota Tua itu pasti selalu padat apalagi kalau Weekend dan ada acara-acara serta Festival yang diadakan oleh beberapa organisasi atau masyarakat.
pakaian yang pas tentu membuat gerak  tubuh juga menjadi nyaman kan, oleh karen itu saran dari gue, gunakanlah celana ( terserah mau celana apa, celana jeans boleh baik panjang maupun pendek, tapi sebaiknya celana panjang, karena udara di Kota Tua cukup panas, dan ga mau kan kulit jadi agak gosong :p), kaos yang dapat menyerap keringat dan sepatu sneaker atau flat shoes ( not recommended banget untuk menggunakan heels apalagi stiletto :p)

2. Bawa barang bawaan seperlunya

Karena Rute di Kota Tua itu banyak museum serta jarak antara satu Museum dengan museum lainnya itu berjauhan, maka tentu sangat merepotkan jikalau harus membawa barang-barang yang tidak diperlukan. ga mungkin kan bawa-bawa barang yang merepotkan seperti tas besar berisi peralatan makeup, baju-baju atau kasur saat berkeliling ( ini mulai ngaco :p). Bawa saja tas kecil yang berisi botol airminum, dompet, tisu, kunci mobil atau motor ( atau sesuai kebutuhan kalian)
INGAT! Orang yang datang ke Kota Tua cukup banyak, tentu ketika masuk ke Museum cukup banyak orang juga yang ada didalamnya, sehingga barang bawaan yang cukup membantu pergerakan kita jadi lebih mudah kan ? :D

3. Tukarkan Uang nominal besar dengan Uang Receh atau Uang yang bernominal lebih kecil

Di Kota Tua banyak sekali Pengamen atau artis Jalanan yang mencari peruntungan disana. Saat lagi beristirahat bisa 3-4 kali kita "disinggahi" oleh pengamen jalanan, tentu ribet bukan jika harus membuka-buka dompet dan mencari uang kecil atau recehan. Oleh karena itu, sisipkanlah beberapa lembar di saku celana atau kantung baju kita. Atau mungkin saat berputar-putar,kita menemukan Artis jalanan yang menurut kita oke, maka kita mungkin akan memberikan "apresiasi" dengan memberikan beberapa lembar uang kita kan?  :D

Well, segitu dulu Tips dari gue saat mengunjungi Kota Tua, semoga bermanfaat..

Semua Tips adalah pengalaman yang gue alami saat berkunjung ke Kota Tua..

Happy Visit Kota Tua :p





Ada yang datang,Ada yang pergi

ada yang datang, ada yang pergi
ada yang pernah menjadi spesial, lalu menjadi hancur

ada yang pernah menyebut diri sebagai sahabat, lalu menghilang seperti angin
ada yang pernah mencintai, dan berlalu seperti buih

ada yang pernah selalu bersama, lalu satu persatu menyingkir
ada yang pernah tersenyum dalam bahagia, lalu menyengir memaksa

ada yang pernah didukung, lalu kemudian menjatuhkan
ada yang dulu dekat, sekarang bagai daun yang beterbangan

ada yang pernah berirama, sekarang seperti tak kenal
ada yang pernah membahagiakan, lalu tiba-tiba menjengkelkan

ada yang terlihat baik, lalu hanya memikirkan diri sendiri
ada yang pernah membuat nyaman, lalu berakhir seperti bajingan..

beberapa orang mendekat, (berpura-pura) menjadi kawan
lalu tiba-tiba seperti tembok datar dengan retak mengelilingi

ada yang datang dan ada yang pergi

“I do not care so much what I am to others as I care what I am to myself.”
― Michel de Montaigne

Happy Graduation for.... ME :D ( Akhirnya LULUS naak) :p

alhamdulilah, pada tanggal 30 April 2014 kemarin gue telah melaksanakan ritual Wajib bagi Para Mahasiswa setelah merasakan jatuh bangunnya susah senang Sidang (Lebaaaaayy) dan menjalani 3 tahun setengah masa masa labil alay masa Perkuliahan :p
and here i am.. standing with my-(un)comfortable Black Toga :p Sweet dan Sweat i look on my Pink Kebaya



yeyeyeye Jadi Sarjana sekarang bisa make Nawang Sari Nastiti S.Ap


this is my Lovely Grandma, yang sebelahnya itu ga kenal, sumpah ga kenal ._.


hey.. why you are looks so grimmy, nawang .-.


a bouquet of Red Roses from my mom and someone special :D


cheers :D


grandma, me and my mom :*


yuhuuuuuuu


pas udah dirumah ini, masih narsis aja, padahal sebenarnya toga udah dilepas dan (hampir saja) kebaya mau dilepas,tapi kemudian ibu berteriakkk.............. "FOTOOOO DULUUUUUUU JANGAN DILEPASSS NAWANG S.Ap" #Aduhhhhhh -,-
yaah, mama knows the best :p


with aunty :p


Muti, gue, Ulul dan Ervin 


kata habibi : "wahhh bungaaaaa" #sambil melet melet
aduh buyunggggg .-. difoto kok malah melet :p


ehmm ehmmm :p


siapa dia? :p


eh ada lagi hihihi :p




CHEERS :D


Thank You mom for the Support all this time, Love u


ini hasil editan ditambahin efek dari hasil foto diatas :p


my lovely mas from Surabaya :D
jauh-jauh dari Surabaya ke Jakarta, cuma makan bekal roti yang dibawa, tidur di gerbong,bela-belain duduk 14jam dikereta demi wisuda pacarnya :D
semoga Undangan Pernikahan cepat dicetak lah yaaaaaa *wish* hahaha




Sekali lagi selamat, Semangat buat teman-teman Seperjuangan yang telah menempuh gelar S1 nya semoga berkah, barakallah untuk kita semua, sukses semakin sukses
 gue jadi pengusaha terkenal dan blogger kece,
wajib, kudu, harus keliling Indonesia setelah itu bakal gue bagi di blog ini pengalama-pengalam  gue berkeliling Indonesia, Remind me ya :D

[Re-Post] Gambar Lucu :p

huehehe, tadi iseng-iseng nge-browsing di google gambar-gambar lucu gitu,
ada beberapa yang aneh, bikin ketawa sampai yang ga masuk akal,
ini pengen gue bagi beberapa gambar lucu yang menurut gue Lucu :p :


mungkin maksudnya bener-bener gelap gitu ya :p


pertama liat gambar ini langsung mikir ......... entahlah hahaha


hal pertama yang gue pikirin setelah lihat gambar ini adalah..............






Perut gue sendiri ._.


ehmm, gimana yaaa, ehmm emang bener sih :p


gyahahah gambar kecil ini selalu bikin ketawa, ekpresinya ajegile banget :p


haha ini lagi in in nya nih, sampe dibuat lagu sama Jupe, Akurapopo



karakter-karakter ini pasti udah tau dong darimana, yaaaa betul dari LINE, lagi booming-boomingnya apalagi ekspresi Cony yang ga pernah mati deh :D


yang ini Re-Post dari 9gag, waktu pertama liat ini ngakak ga berhenti-henti, bisa banget pas gitu :p


True :p


nih yang terakhir dapat kiriman waktu bbm-an sama sepupu tercinta :p
kodok dan kudanya lagi goyang ngebor mueheheh :p

ketika anak kucing lebih disayang -_-

akibat dari sakit berkepanjangan (sakit ringan doang sih :p) alhasil minta di pijitin sama mbahti tercinta :*
ketika lagi asik-asiknya menikmati pijatan dari mbahti eh lah ndalah kok bisa sempat-sempatnya ngomongin kucing?

(percakapannya kurang lebih seperti ini)

mbahti     : itu induk kucing yang kuning itu ga sayang sama anaknya, masa hujan-hujanan anaknya dibiarin aja ga dibawa neduh gitu, ya basah-basahan gitu, tapi kalo induk kucing yang abu-abu ituloh yang tua itu yang satunya pinter sama anaknya, kalo gerimis dikit aja anaknya langsung di gigit dibawa ke tempat yang teduh. ga tau itu yang satunya kok ga pinter sama anaknya

gue          : mbah, cucunya lagi sakit kok ngomongin kucing

mbahti     : (entah ga denger atau pura-pura ga denger) iya itu kasihan kan anaknya, masa ga dibawa teduh kek

gue          : (au ah)


dan percakapan pun berlanjut ke hal lain yang ternyata malah tambah abstrak -_-

Selasa, 13 Mei 2014

Catatan untuk Nawang Sari Nastiti

Manis atau buruknya suatu Pilihan dalam hidup adalah tanggung jawab yang akan dituai dimasa mendatang,
jika sekarang banyak orang yang takut mengambil keputusan karena dibayang-bayangi oleh gagalnya usaha, makasa dia tidak akan pernah belajar menjadi seseorang yang mampu menaklukan rasa takutnya, kan?

jadi kenapa harus takut, jika Tuhan saja sudah menjamin kesuksesan hambaNYA dengan syarat hambaNYA mau berusaha dan selalu berdoa..

ketakutan itu hanya ada di pikiran, tidak akan menjadi nyata bila tidak plinplanmengambil keputusan..
memikirkan keputusan itu baik, tapi tidak lebih baik jika terlalu lama memikirkan keputusan yang ada didepan mata..
INGAT! waktu tidak menunggumu untuk berputar, hak yang tidak dapat dirubah adalah waktu.. selagi Tuhan masih memberikan waktu untuk kita, gunakan dan usahakan yang terbaik..

kata kata absurd

tak sedikit yang berlalu,
meninggalkan beberapa goresan dibalik senyum..

tak sedikit yang menghilang,
mengangguk munafik seraya menari..

bila esok adalah misteri,
maka hari ini adalah jawabannya..

Dalam Diam

"Ada apa dengan keadaan num, kenapa kok sekarang terasa berat ya num ? " keluh Riana

"Berat ya na? Tarik napas yang panjang na" jawab Ranum kelu

"Begini ya rasanya mencintai seseorang yang sudah lelah dengan perasaannya sendiri, aku ga pernah nyangka num, 5 tahun perjalanan cinta ini, harus hancur karena rasa lelah Panji ke aku num" ungkap Riana lirih sambil meneteskan airmatanya

Ranum hanya diam membisu, menatap pekat mata sahabatnya tersebut. Riana Viar sahabatnya yang telah menemani Ranum Putri dari SMP hingga bangku Kuliah. Persahabatan yang tidak sebentar membuat Ranum dapat merasakan kepedihan yang dialami Riana. Bagaimana mungkin, hati sahabatnya disakiti oleh tunangannya sendiri. Yaa, Riana Viar, setahun yang lalu bertunangan dengan Sang Pujaan Hatinya bernama Panji Laksono atau sebut saja Panji setelah mengarungi perjalanan kisah asmara selama 5 tahun lamanya semenjak duduk dibangku SMA.

“Kamu yang sabar ya na” ucap Ranum seraya memeluk Riana

Riana yang sudah merasa lelah seraya menangis dipelukan Ranum. Mengingat kembali semua kenangan manis bersama Panji, orang yang dicintainya selama 5 tahun kebelakang, dan masih mencintainya hingga saat ini. Semua hal, ya semua hal, dari mulai jalanan yang biasa dilewati Riana dan Panji, warung makan pinggir jalan yang biasa disinggahi Riana dan Panji hingga lagu yang mengiringi kisah cinta mereka masih terngiang dipikiran Riana.

“Ini sudah hampir 8 bulan loh na, kamu masih kepikiran?” tanya Ranum

Sesaat kemudian Riana melepas pelukannya di pundak Ranum, dan mengusap airmatanya sambil terisak.

“Masih num, masih, malah tambah sakit, disini num, disini” jawab Riana sambil menunjuk Dadanya

“Na, semakin dirasa semakin sakit, ya udah ikhlasin.. Mungkin ini memang jawaban dari Tuhan, kalau Panji tidak cukup baik untuk kamu na, tenang ya na tenang, biarin rasanya mengalir na,biarin na”

“tapi num..” ucap Riana sambil terisak lagi

.........................................................................................................................

Dan untuk kesekian kalinya, Ranum memeluk tubuh sahabatnya itu. Dipeluknya dengan erat, berharap agar rasa sakit dalam hati Riana dapat berkurang. Tapi nihil, tangisan Riana semakin keras, mengeluarkan semua rasa lelah yang dirasakan Riana. Entah kesedihan macam apa lagi yang bisa digambarkan Riana, saat hatinya tercabik-cabik. Tepat 4 bulan setelah hari pertunangannya dengan Panji dilaksanakan, tiba-tiba Panji memutuskan untuk mengakhiri semuanya. 

Semua susunan cinta yang sudah Riana sulam menjadi Lukisan masa depan yang diinginkan Riana bersama Panji. Harapan itu hancur seketika. Seperti Napas yang tertahan dalam keluh berkepanjangan. Seperti ruangan yang tiada berudara. Hanya hancur yang dirasa Riana. 

Hingga 8 bulan berlalu sejak Panji memutuskan mengakhiri semuanya, memori kebersamaan mereka begitu pekat mengiringi langkah Riana. Riana meminta penjelasan, namun Panji hanya mengatakan ‘MAAF’. Hanya itu yang keluar dari bibir Panji.Segala cara telah ditempuh Riana untuk meminta penjelasan Panji mengakhiri semua. Namun semua nihil. Panji masih terus berdiam tanpa kata.

Bisa dibilang, Panji cukup Gentleman dengan mendatangi orangtua Riana dan meminta mengakhiri semua dengan baik-baik. Namun, hati orangtua mana yang tidak sakit mengetahui anaknya dipermainkan sekejam itu. Tanpa alasan tanpa penjelasan semua diakhiri begitu saja.

Kini tepat setahun. Setahun setelah Panji menghancurkan hati Riana dalam diam. Dan semua masih sama. Hanya diam.

........................................................................................................................

“Na, pulang yuk, sholat, berdoa minta ketenangan sama Allah” bujuk Ranum

“iya num” jawab Riana lirih

Pandangan Riana masih kosong. Mengingat semua lembaran Puisi yang selalu ditulis Panji untuk dirinya. Karangan bunga yang tiap tahun tidak pernah absen di saat ulang tahun Riana dan ucapan selamat tidur yang selalu dinyanyikan Panji ketika malam menghampiri.
Semua itu masih membekas diingatan Riana. Dan sungguh sulit untuk dihilangkan begitu saja.

........................................................................................................................

“yuk na pulang yuk” ajakan Ranum membuyarkan lamunan Riana

“iya num” ucap Riana pelan

Riana dan Ranum  kemudian berjalan pulang menuju arah rumahnya masing-masing. Hari sudah larut. Senja menguning dan mengantarkan mereka pulang.

Sesampai dirumah, Ranum kemudian mengirimkan text message kepada Riana

[Send Message] : Riana sayang, udah nyampe rumah? J

[Received Message] : Udah num, makasih ya tadi udah ditemenin dikafe, maaf ya udah ngerepotin terus L

[Send Message] : ihh apa sih na, siapa yang ngerepotin, aku sahabat kamu, bakal selalu ada disamping kamu, sampai kapanpun akan support kamu sampai kamu bisa move on :p hehehe

[Received Message] : makasih banyak ya sahabat ku :* yaudah aku istirahat dulu ya num, semoga besok bisa enakan J

[Send Message] : iya na, eh tapi jangan lupa sholat dulu ya J

[Received Message] : iya Ranum Sahabatku sayang, makasih ya udah diingetin

Ranum lalu tersenyum lalu seakan kelu menjalari hatinya. Seakan-akan mampu merasakan sakit yang dialami sahabatnya. Entahlah.. Ranum hanya terdiam membisu selama sejam menatap langit-langit kamarnya.

“Ranum udah tidur belum sayang” suara seorang wanita mengagetkan Ranum dari lamunannya

“belum mah, kenapa?” jawab Ranum

“itu ada yang datang” jawab Mama Ranum

“Loohhh..” ucap Ranum heran

Kemudian Ranum bergegas bangkit dari tempat tidurnya dan membuka pintu kamarnya. Dilihatnya Mama nya berdiri tepat dimuka pintu kamara Ranum.

“Siapa sih ma? Ini kan udah malem, udah jam 9 malam” tanya Ranum heran

“udah liat aja dulu” jawab Mama Ranum sambil berlalu

Dari balik jendela ruang tamu yang menembus ke beranda, sesosok Pria duduk membelakangi jendela ruang tamu. Sesaat kemudian Ranum membelalakan matanya. Degup Jantungnya berdetak lebih kencang, ada rasa gugup disekujur kaki Ranum. 
Entahlah.. bibir Ranum kemudian kelu seraya berjalan lirih menenemui Pria tersebut diberanda rumah Ranum.

“hai Ranum, apakabar?” sapa Pria tersebut

Ranum hanya terdiam, lalu terduduk sambil membisu

“kamu mau apa lagi?” tanya Ranum kepada Pria tersebut

“aku mau kamu, aku sayang sama kamu, rasa aku ga pernah berubah semenjak melihat kamu pertama kali” jawab Pria tersebut

Ranum lalu membuang tatapannya dari Pria tersebut

“Kamu gila” bentak Ranum

“iya aku gila karna kamu, kamu Ranum alasan aku mendiam selama ini” suara Pria 
tersebut terdengar lirih hampir meneteskan airmata

“tapi bukan seperti ini caranya” ucap Ranum seraya menatap lagi wajah Pria tersebut dalam-dalam

“Rasa aku masih sama sejak 6 tahun yang lalu, semua puisi itu buat kamu semua  num, rangkaian bunga mawar merah kesukaan kamu dan nyanyian selamat tidur yang aku ciptakan, semua cinta ini seharusnya buat kamu seharusnya ya Ranum” sura Pria tersebut semakin parau

“kamu gila Panji !!” hardik Ranum sambil membelalakan matanya ke Panji

Yah Pria tersebut adalah Panji. Pria yang sama yang bertunangan dengan sahabatnya sendiri, Riana. Pria yang ternyata mencintai Ranum dari SMA, Pria yang sama yang menjalin cinta selama 5 tahun dengan Riana. 

Selama ini, Ranum tahu alasan Panji memutuskan pertunangannya dengan Riana. 
Ranum tahu kenapa Panji hanya terdiam ketika Riana meminta penjelasan ke Panji. Yah, Pria yang membuat Riana menangis hampir setahun lamanya, Pria yang mengharapkan kebersamaan dengan Ranum.

Tapi Ranum hanya bisa menjauh dari Panji, walau dalam hati Ranum juga mencintai Panji sejak 6 tahun yang lalu. Tapi setelah mengetahui sahabatnya sendiri, Riana - juga mencintai Panji, teramat mencintai Panji.Riana memilih mengalah.

Dengan sukacitanya Riana menceritakan perasaannya ke Ranum. Menjadikan Ranum 
tempat curahan hatinya terhadap Panji. Saat itu masih SMA, Ranum hanya terdiam. Entahlah.. pemikiran anak SMA. Ranum sangan menyayangi Riana, karena selama ini orangtua Riana yang telah menjadi orangtua pelengkap untuknya setelah Ayah Ranum menghadap yang Maha Kuasa saat Ranum masih berada dibangku SMP. Mungkin,menurut Ranum dengannya mengalah pada Riana dia bisa membuat Riana bahagia dan sedikit membalas kebaikan orangtua Riana dengan menjaga perasaan Riana. 

Entah bagaimana awalnya sehingga Ranum memutuskan untuk mencomblangkan Panji dengan Riana. Pada saat itu Panji bingung, disatu sisi dia menyayangi Ranum, tapi Ranum memohon untuk menjalin hubungan dengan Riana karena Riana sahabat Ranum dan karena Riana mencintai Panji lebih darinya. Panji hanya mengiyakan saja. Entah karena bingung pada saat itu atau memang Panji juga mulai menyukai Riana.

Namun, namanya perasaan, bertahun-tahun ditutupi berontak juga. Panji tidak dapat menahan rasanya lagi untuk Ranum. Akhirnya Panji memutuskan untuk mengakhiri pertunangannya dengan Riana. Pada saat itu Panji berpikir, dengan adanya pertunangan, dirinya dapat melupakan Ranum. Tapi semakin dilupakan, rasa itu semakin nyata. Dan hari ini untuk kesekian kalinya Panji datang menyapa Ranum. Masih berharap Ranum mau jujur akan perasaannya juga.

“Maaf Panji, aku udah ga ada rasa apa-apa sama kamu” ucap Ranum kelu

“Ga mungkin num, kamu masih sayang sama aku”
Ranum kemudian beranjak dari tempat duduknya dan menuju kamarnya, mengambil sesuatu dan menyerahkannya ke Panji.

“ini ji, kalau sempat datang ya” ucap Ranum sambil tersenyum

“ini....” kemudian lidah Panji serasa membeku terhenti berucap sambil menatap dalam-dalam benda ditangannya

Undangan Pernikahan berwarna biru muda dengan hiasan sepasang burung merpati dan Ukiran nama Ranum dan Heru.

“Heru siapa num? Mas Heru?” tanya Panji penasaran sambil berkaca-kaca

“Iya, mas heru” jawab Ranum sambil tersenyum

“tapi.. ga mungkin num, sejak kapan?” tanya Panji heran

“sudahlah ji, aku sayang sama mas heru, pernikahan kita 3 minggu lagi, kalau bisa kamu datang ya, Riana pasti senang bisa ketemu kamu lagi” ucap Riana

“tapi num.. mas heru kakanya Riana kan, mas heru num? Mas heru kakanya Riana num?” tanya Panji tak percaya

“Panji, maaf ya ini udah malam, besok aku harus kekampus lagi, kamu pulang aja ya”

Seakan nyawa Panji menghilang perlahan, langkah gontai meninggalkan beranda rumah Ranum, berlalu membawa semua semangat Panji. Ranum hanya menatap lekat kepergian Panji, lalu ada setitik, dua titik airmata yang mengalir dalam diamnya Ranum.

Selamat Jalan Mbah Buyut :) tidur yang manis disana :)

saat kehidupan dan akhirat hanya berbatasan dengan kematian,
tanpa diduga tanpa disangka,

mungkin Tuhan sudah tak sabar berjumpa denganmu mbah buyut :)
wajah ayu nan mempesona walau keriput menutupi diseluruh wajahmu,

saat beban sudah tak lagi menari-nari dipundakmu,
saat kepenatan bebas terbang jauh diatas awan,

hari dimana para malaikat menjemputmu,
mengabarkan Tuhan yang mengirimkan salamNYA untukmu..

selamat Jalan mbah buyut ..
walau diri ini belum terlalu lama mengenalmu, 4 tahun kebelakang adalah nyanyian indah..

Kamis 8 Mei 2014 saat terakhir mencium tanganmu ketika berpamitan dari Semarang ke Surabaya,
ternyata Tuhan masih memberikan kesempatan untuk berada didekatmu..


selamat Jalan Mbah Buyut Alimah bin Abdul Ghofur , Semarang 11 Mei 2014 Pukul 22.00 Wib

Selasa, 07 Januari 2014

that's sounds crazy ya, but this is real, i just fallin' in love with him..






halo,
gue lagi jatuh cinta sama seseorang yang berjarak 734 km jauhnya dari tempat gue berada sekarang ini,
that's sounds crazy ya, but this is real, i just fallin' in love with him..

                                                        






                                               
kadang cinta aneh, punya caranya sendiri untuk datang dan hinggap di hati seseorang, kadang karena saking aneh cara datangnya, maka kadang dianggap "gak mungkin" sama beberapa orang..

dan hal inilah yang gue alami sendiri,
bukannya ga waras menjalani LDR dengan seseorang yang terpisah jarak dan waktu, bukan masalah bisa mempercayainya atau tidak, ini hanya masalah "aku-nyaman-sama-kamu-yuk-kita-jalani-dulu"..


                                            

yah, karena gue nyaman sama dia, dia bisa ngebuat gue tersenyum, hal yang paling jarang gue temuin, adalah dia bisa menerima semua keburukan gue, mula dari sifat gue yang suka ketawa sendiri, jutek ga jelas, marah-marah tanpa sebab dan ngambek ga ketulungan,
karena pada dasarnya gue adalah orang yang "moody-an"..
entah mau sok narsis pada tulisan kali ini atau enggak ya, hahah

i just feels so bless to be with him..
God is Good..
Alhamdulilah :D



*jreng jreng* and here we go..



nb: maaf kalo tulisan kali ini (agak) narsis muehehe


Rabu, 01 Januari 2014

Selamat Berganti Tahun

selamat berganti tahun,
semakin banyak harapan baik di tahun baru 2014,
dan usaha yang semakin banyak juga ya ..