CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 13 Desember 2013

selamat malam

selamat beristirahat punggawa kecil,
selamat menari-nari bersama mimpi,
jangan takut gelap, karena bisa saja, gelap mampu menghangatkanmu..

aku jatuh.. padamu

dan nyatanya memang aku jatuh padamu,
mempercayaimu menggenggam hatiku,
bila kau hancurkan, ya hancurlah sudah,
aku takkan mengemis belas kasihan darimu,
bila saatmu tiba untuk meninggalkanku .. pergilah,
carilah peraduan yang lebih baik dari pelukanku,
yang sekedar untuk mengingatkanmu, malam telah datang..

Malam

selimuti malam dengan doamu,
mengantar lelap tidur sesorang yang kau sayang..

bila sinar bulan tak cukup hangat menenangkanmu,
berdoalah pada Tuhanmu dan pejamkan matamu,

biar  gelap membungkusmu, dan malaikat ikut mengamini doamu..

bagaimana mungkin

bagaimana mungkin, hanya lewat tulisan kau begitu bisa menyayangi sesorang, hanya lewat tulisan, kau mampu mengalir bersama irama, dan menari diatara kata-kata yang tersusun indah, hanya beberapa menit yang lalu, sebuah timeline yang sengaja aku buka.. sebuah aku yang menarik rasa penasaranku,menggelitik rasa kagumku pada seseorang yang belum pernah ku temui, rasa penasaran yang membuatku paham, bahwa "dia" orang yang luarbiasa hebat. Dua minggu setelah kepergiannya, ribuan timeline membanjiri.. kebanyakan dari orang-orang yang bahkan belum pernah bertemu dengannya.. "Hebat", pikirku..
tenang disana ya mas vandi.. siapapun kamu, seperti apapun rupamu, banyak yang sayang sama kamu :)

LDR and L.O.V.E

hi, there, i love you :)


























i love you unconditional :)

peluk peluk peluk dan peluk

mungkin benar kata orang, "satu pelukan hangat bisa memanjakanmu dari kerisauan, dan mengubah sedih diwajahmu dari kekhawatiran"





























kopi dan kamu

aku selalu iri dengan secangkir kopi..


yang selalu mampu menghangatkan bibirmu, dan memeluk aroma nafasmu di pagi hari..



yang mampu menenangkanmu, melepas semua semburat kecut diwajahmu dan menggantikannya dengan senyuman..


Get Up !

ada yang mungkin seperti ini,



menganggap hidup membosankan, atau selalu menyalahkan kehidupan yang tidak berjalan sesuai dengan yang dia "bayangkan",


tapi ada juga loh yang dengan pantangnya mengatakan, apapun yang terjadi itulah yang sudah di gariskan Tuhan dan harus dijalani..


orang-orang seperti ini lah yang selalu membuatku bersemangat, berbagi kisah atau sekedar duduk bersama menyeruptu secangkir kopi hangat di sore yang mendung..




dan sekali lagi, kehidupan mengajarkan kita untuk bertambah kuat, bertambah kuat didalam hati, bukan bertambah kuat meracau atau sekedar mengeluh..


jangan pernah berfikir,  jalan keluar dalam masalah akan datang terbang bersama sepasang sayap..

berdiri, bangun, jangan hanya duduk termenung disudut ruangan..

:)

masih ada ya

masih ada,
masih banyak malah,
yang menyia-nyiakan orang terbaik dan mengejar orang yang hanya memanfaatkannya,
masih ada ya :)

bukan siapa yang salah

ada yang salah dengan keadaan, mungkin waktu,
atau bisa jadi, kesalahan itu bermuara padaku, 
bukan keadaan yang memaksa, hanya kemampuan diri yang tidak mau berusaha,
bukan hal bodoh untuk menolak, hanya terlalu berambisi pada kegagalan

entahlah, Tuhan ..

Walaupun aku yakin, Tuhan tidak mungkin sekejam ini,
ini hanya sekumpulan rasa akan keegoisan diri sendiri,
mungkin aku bodoh, bisa jadi aku yang munafik,
lalu saat semua kegembiraan berlalu menjadi awan kelabu,
aku masih bisa-bisanya menertawakan diri-sendiri..
mungkin aku yang salah, entahlah, bisa jadi aku yang tak terbiasa..

Masih kuat, TUHAN..

..masih bertanya-tanya,
TUHAN, apakah 'ini' benar, semua yang sudah ku lalui,
aku hanya sedikit lelah, mencari-cari jalan keluar,
walau harus (terpaksa) tegar, tapi masih ku coba..

Rabu, 11 Desember 2013

Kaya TUHAN Ga ngasih kesempatan ke gue

boleh curhat dikit yaaaaa,
dikitt ajaaaa :D

Kaya tuhan ga ngasih kesempatan ke gue!

Gue bingung harus mulai darimana, gue bingung harus mikir apa, dan bertindak kaya apa.
Seakan-akan gue sekarang dituntut harus sempurna, jadi anak dan kakak yang harus bisa ngimbangi semua,

Kalo bisa, gue pengen marah sama keadaan, dimana tuhan sepertinya ga ngasih kesempatan buat gue, dimana gue berdiri ngelawan semua beban dan masih bisa tersenyum dengan semua masalah dipundak gue.

Gue dituntut! Ga boleh ngeluh sama kondisi, seakan-akan gue ga punya hak buat marah atau sekedar memilih jalan hidup gue sendiri,

Pada titik ini mungkin gue capek, mungkin gue munafik, sok-sokan kuat, tapi ternyata sekali lagi keadaan ngebuat gue ga nyaman, apa salah ? apa emang gue ga punya hak buat marah, atau sekedar memilih bagian hidup mana yang pengen gue hapus dan gue skip?

Apa gue ga boleh seperti anak gadis normal lainnya diluar sana yang bisa nikmatin masa muda mereka tanpa harus berpikir 2kali lebih keras, dan 2kali lebih menguras perasaan dari biasanya?

Apa hanya gue yang harus khawatir sama besok hari? Yang khawatir gue besok mau jadi apa? Apa gue harus ngikuti keadaannya aja, ngikutin alur yang udah begini adanya ?
Apa salah punya impian? Salah ya pengen memilih jalan hidup sendiri,

“Tuhan maafkan hambamu ini, tapi sepertinya diposisi ini engkau tidak memberikan hamba kesepatan untuk memilih keadaan hamba sendiri,

Mungkin bermaksud kurang ajar, hanya saja terkadang, dikondisi seperrti ini, rasanya sungguh melelahkan menari-nari dengan beban sebesar gunung dipundak hamba..

Maafkan nawang ibu, bukan bermaksud kurang ajar dan melimpahkan smeua kesalahan di ibu, nawang hanya merasa tidak diberi kesempatan untuk memilih, nawang cape, mudah-mudahan hanya perasaan sehari ini saja..”


Start Desember

Start desember

Kata orang jangan memulai sesuatu di bulan terakhir di akhir tahun, yap this mean desember.
Ada yang bilang bulan terakhir adlah bulan yang enggak banget untuk memulai sesuatu, but they wrong.

Gue memilih bulan desember dari awal semuanya. Kisah cinta, perjalanan hidup, keputusan-keputan yang membuat beberapa orang menggeleng-gelengkan kepalanya.

Mudah saja, Desember dimana waktu gue bercengkerama dengan cinta, yang menghantarkan gue menjalani hampir setahun ini. Dimana gue memaksakan diri gue untuk menjemput  seluruh cerita kehidupan gue..
Bulan november, dimana gue memnutuskan untuk resign kerja, yang menurut beberapa orang ga masuk akal. Gue melepaskan semuanya bukan karena gue gila..
Atau karena gue ga berpikiran panjang, tapi lebih dari itu, gue memulai semua sesuai keinginan hati gue.

FYI.. selama ini gue menjalani hidup dengan impian oranglain..ehmm...mungkin slaah satunya adalah kerja dikantoran, itu salah satu mimpi nenek gue ke gue sebagai cucu pertamanya dan sebagai salah satu cucu yang dekat  dengan beliau, gue ga tau kenapa ya nenek gue bisa berpikiran kaya begitu. Itu mimpi nenek gue buat gue agar katanya “Gue sah menjadi manusia”..

Gue masih ga paham dan ga pernah ngerti apa maksud beliau dengan kata-kata tersebut.. jadi, gue ngelakuin ini semua, nahan ego agar mau ngelamar dikantoran dan menjadi manusia normal kaya dilingkungan gue agar nenek gue bahagia dan bangga punya cucu kaya gue :p
Tapi, masalah mulain muncul,

Seperti yang lo tau, mengerjakan sesuatu yang bukan dari hati kita itu kaya bernapas ga menggunakan hidung tapi kaya menggunakan mulut, ya sih bisa napas, tapi ga nyaman dan ga berasa hidup aja..dan inilah salah satu langkah terbesar gue, memutuskan apa yang seharusnya gue putusin dari dulu..
Mungkin karena dulu gue sangat takut akan resiko, jadinya gue lebih memilih jadi “anak yag sok penurut” dan meletakkan sejenak semua impian-impian gue..

Dilain sisi, ada CINTA..
CINTA.. mungkin ini berperan cukup andil dalam keputusan ini, gue sayang sama seseorang, seseorang yang jauh yang hanya bisa g ue texting dan telepon..
Bukan berarti karena cinta gue jadi ga rasiona.. nope. Gue masih rasional untuk mendahulukan kebahagiaan nyokap dan nenek gue ..
Di titik ini , gue juga sayang banget sama nyokap.
Kalo ditanya sebesar apa? Ya Cuma gue yang bisa rasain itu,

Buktiinya?

Buktinya gue mau “jor-joran” ngerjain skripsi dengan berbagai keputusan rumit yang harus gue ambil dengan waktu yang singkat.
HARAKIRI? Mungkin ! gue ‘agak’ gila, tapi gue cukup rasional  untuk mikirin semuanya. Gue saynag nyokap, nenek, dan “dia”..

Well this time, doingn right things in the right time.. wish me luck, gue selalu berusaha, dan lu juga harus berusaha..

Mudah-mudahan tahun depan gue bisa jadi traveller.. mueheheh, yanh semua bisa saja terjadi kan :p
Atau lebih enaknya kalo begini : “Being a great traveller and have a famous restaurant”

Oh ya,gue teringat salah satu kalimat ajaib dari nenek gue : “ kalau kamu santai-santai aja sama Tuhan, maka Tuhan akan santai-santai aja sama kamu”
Itulah sebabnya gue yakin, rejeki ga kemana, mau resign sekarang apa nanti, mau memutuskan hal hebat apapun  itu sekarang atau apa nanti, selagi masih ada doa & usaha, Tuhan akan selalu bersama..

“JANGAN PERNAH MEREMAHKAN MIMPI, KARENA KAMU TIDAK AK TAHU APA YANG AKAN MIMPI ITU BAWA UNTUK KAMU”

Kata-kata ini yang selalu gue pegang..

Gue yakin gue bisa, gue yakin teman-teman gue bisa, sesusah apaun kehidupan yang menanti gue dan kalian didepan nanti, kita akan selalu punya Tuhan dan Orangtua kita :*

here i am :D

jadi ceritanya udah nyampe sebulan ga update ya hohoho
sekarang mau update lagi ni.. :D