CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 20 Maret 2013

TENTANG E-COMMERCE

Apa itu E-commerce?

E-commerce merupakan  extension  dari  commerce  dengan mengeksploitasi media elektronik. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi desakan bisnis menyebabkan  para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini. Menurut  Organization for Economic Cooperation and Development (OECD): e-commerce adalah transaksi berdasarkan proses dan transmisi data secara elektronik. Asosiasi di bidang perdagangan global (Alliance for Global Business) memberikan pengertian e-commerce sebagai keseluruhan transaksi yang melibatkan transfer informasi, produk, jasa atau pembayaran melalui jaringan elektronik sebagai media (Suherman, 2002 dalam Kamelo, 2005). Sebenarnya tidak ada definisi yang baku tentang e-commerce (electronic commerce), akan tetapi secara sederhana  e-commerce merupakan transaksi komersial antara pihak-pihak yang dilakukan secara elektronik (Ding, 1999).
Tidak bisa dipungkiri lagi,  E-commerce telah mengubah paradigma proses pengembangan, pemasaran, penjualan, pemesanan, pengiriman, pelayanan, dan pembayaran dan sebagainya. Pendekatan pemasaran produk dan jasa berganti dari off-line menjadi menjadi on-line dan lebih interaktif. Keberadaan transaksi elektronik secara  on-line dengan internet ini kemudian melahirkan komunikasi global antar para pelaku bisnis secara virtual.
Mengapa Perlu E-commerce?
Menjual dan membeli (perdagangan) sudah biasa dilakukan oleh setiap orang. Kegiatan perdagangan secara mudah bisa kita lihat melalui berbagai media, mulai dari pasar tradisional, toko, minimarket/supermarket/hipermarket, TV shoping, dan sebagainya. Akan tetapi  seiring dengan perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan budaya dan tatacara dalam transaksi jual beli.
Pada era teknologi informasi maju atau  information age seperti saat ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi, termasuk komunikasi bisnis. Banyak sekali pertimbangan dan alasan para pelaku bisnis mengeksploitasi kemajuan teknologi informasi untuk bisnis mereka. Mau menyebutkan alasannya, silahkan!. Banyak kan?. Bagaimana caranya? Dengan tehnologi E-commerce.
Apa Keunggulan dan Manfaat E-commerce?
Kalangan bisnis melihat  e-commerce  adalah sebagai suatu kemungkinan bisnis yang baru dengan banyak sekali  keunggulan yang dipunyainya.  Berbagai keunggulan itu antara lain:
1.  Jangkauan atau cakupan yang luas dan basis konsumen yang besar. Para pengecer yang menggunakan  web  akan menikmati keuntungan dari jumlah konsumen yang terus bertambah banyak. Berbagai hambatan geografis yang ada selama ini menjadi hilang dan tidak ada batasan mengenai jangka waktu kegiatan. Jam beroperasi hanya dibatasi oleh  hardware  dan  software  yang
digunakan.
2.  Pendapatan yang terus bertambah. Web membuka berbagai kemungkinan dalam melakukan penjualan dan distribusi.  Merchants  mendapatkan berbagai keuntungan dari besarnya pasar yang ada baik dilihat secara geografis maupun dilihat dari sisi jumlah konsumen.
3.  Penghematan biaya. Penggunaan  e-commerce  akan dapat secara drastis mengurangi biaya inventaris/persediaan yang harus disediakan oleh  merchant dalam suatu waktu. Terdapat berbagai perusahaan yang tidak mempunyai persediaan (inventory) tetapi mereka dapat menawarkan berbagai macam produk kepada pelanggannya. Mereka hanya menghubungkan antara berbagai macam permintaan yang ada kedalam sistem yang digunakan oleh produsen.
4.  Hubungan yang lebih baik dengan konsumen. Perdagangan secara  on-line mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan konsumen secara lebih dekat dan cepat. Konsep ini dikenal sebagai one to one marketing, dimana merchant dapat secara langsung berinteraksi dengan konsumen.  Bab 1 – Pengenalan E-Commerce
Lebih lanjut Martin  et al. (1999) mengatakan bahwa terdapat dua aspek manfaat penggunaan e-commerce melalui internet dalam bisnis:
1.  New Concept Support Capabilities
Dengan menggunakan fasilitas internet konsumen bisa lebih bebas mengakses informasi yang dibutuhkan (mengenai produk, pelayanan, dan lain-lain).
2.  New Marketing Channel
Internet tidak hanya memberikan kemudahan bagi konsumen, tapi juga memberikan  cost effective bagi perusahaan untuk membuka saluran pemasaran yang baru. Menurut studi yang dilakukan  oleh Himelstein, Nenborne dan Eng (1997) sangat dianjurkan perusahaan menerapkan pemasaran berdasarkan Web karena akan mendapatkan beberapa keuntungan:
a.  Attrack new customer
Studi yang dilakukan oleh Daniel dan Strrey yang dikutip oleh Martin et.al, (1997) di industri perbankan menemukan bahwa adanya layanan perbankan electronik membuat nasabah tidak berpindah ke bank lain.
b.  Single point of contact
Dengan internet sangat mungkin terjadinya  single point of contact  bagi pelanggan, karena pelanggan dengan cukup satu kali mengakses ke website tertentu, mereka bisa mengakses banyak produk dari berbagai macam divisi dalam perusahaan yang sama.
c.  Market research
Memberikan informasi pada pelanggan melalui iklan dan membangun kesadaran merk.
Secara prakmatis dapat dikatakan bahwa berbisnis dengan  e-commerce memberikan berbagai manfaat dan keuntungan, seperti:
1.  Kemampuan untuk bisa diakses jauh lebih luas atau melebarkan jangkauan (global reach).
2.  Revenue stream yang baru yang mungkin sulit atau tidak dapat diperoleh melalui cara konvensional.
3.  Meningkatkan market exposure.
4.  Memperpendek waktu product-cycle.
5.  meningkatkan customer loyality.
6.  Menaikkan  value chain  dengan mengkomplemenkan  business practice, mengkonsolidasikan informasi dan membukanya kepada pihak-pihak yang terkait di dalam value chain.
7.  Meningkatkan daya saing dan kualitas layanan.
8.  Mengurangi mata rantai untuk pengadaan produk dan meningkatkan  supply management.
9.  Efisiensi biaya atau menurunkan biaya operasi (operating cost efficiency).
10. Peluang lahirnya bisnis atau produk dan layanan baru.
Dengan melihat keuntungan-keuntungan di atas, maka kita merasa bahwa e-commerce merupakan suatu keharusan. Akan tetapi kita tidak dapat langsung terjun ke dalam tanpa mengerti pola bisnis atau model bisnis yang menjadi berubah dengan adanya  e-commerce ini. 



 Contoh perusahaan yang menggunakan E-Commerce :

Internasional:
•    Amazon.com
•    eBay
•    Yahoo
•    PayPal
•    Google

Indonesia:
•    Tokobagus.com
•    Berniaga.com
•    Blibli.com
•    Bejubel.com
•    Disdus.com
•    BukuKita.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar