CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 20 Maret 2013

kisah pemulung kecil ! antara TUHAN dan aku ..

Baru semalam aku memejamkan mata. Kini matahari sudah mengeluarkan cahayanya . Terik .. Panas .. 
Aku pun bergegas menyimpan kembali mimpi-mimpi yang aku rajut bersama sang awan . 
Jalan demi jalan ku susuri . Tumpukan sampah menjadi arena bermainku , sekaligus dapur 'lezat' untukku , ya siapa tahu saja ada sisa makanan yang tertinggal di situ . 
Panasnya matahari siang ternyata memaksa ku meneruskan pekerjaanku, ya pekerjaanku . Padahal umurku baru sepuluh tahun , tapi aku sudah mempunyai pekerjaan looh, hebat bukan ?? 

Mungkin kamu pernah mendengar yang namanya pemulung ? 
Sampah yang berserakan bak intan permata bagiku , sebungkus nya sangat berharga untukku. 
Ya itu lah pekerjaanku , MEMULUNG... 


Mungkin kalian pernah merasa jijik pada tumpukan sampah yang membusuk , tapi bagiku, tumpukan sampah itulah 'kerajaan' yang harus ku taklukan . 

Bukan tak berusaha mencari pekerjaan yang lebih baik, entah kenapa, batas kemampuanku sepertinya hanya disini ! Mungkin karena usia ku ? Dan aku yang tak pernah mengenal yang namanya , apa itu , sekolah ? Tempat dimana para anak manis mengenakan seragam rapi dan wangi :) 
Ya sudah lah .. 

Berteman sampah dan bermandikan peluh, sampah adalah hal yang cukup membuat kalian menutup hidung ketika mencium aromanya. 

Tapi hal yang biasa untukku , bahkan aku sering bersemangat ketika sedang mengais sampah sampah plastik yang berserakan, lalu ku temukan secuil roti sisa yang masih bagus untuk di makan (menurutku) 

Dan Alhamdulilahirobil alamin ya اَللّهُ , hari ini aku menemukan sepotong roti coklat yang masih sedikit terbungkus plastik di pinggir jalan, untukku ini lah cemilan enak dan lezat di kala siang menyambut , dan mengajak perut ku untuk bernyanyi keroncong :D hahahahaa, aku tersenyum memandangi sepotong roti sisa yang ku temukan di pinggir jalan , tak lupa aku bergumam mengucapkan terima kasih dalam hati kepada si pemilik roti sisa . Mudah2an saja dia mendengar bisikan hatiku :D 

"Terima kasih karena tidak menghabiskan roti ini dan membuangnya masih berbalut dengan pembungkus, karena kini aku yang menemukannya :D , semoga kau ikhlas ya jika aku yang memakannya" 

Tak lupa ku baca سْــــــــــــــمِاللهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْـــــمِ. Dalam hati , mengawali cemilan di siang hari :D 

sebelum memakan roti sisa yang aku temukan tadi, aku mencari tempat berteduh yang cukup nyaman untuk ku nikmati bersama roti sisa yang kini ku genggam. 

Pandangan mataku tertuju pada sebuah emperan toko yang sepi, lalu aku pun bergegas menuju emperan toko itu dan merebahkan badan ku kemudian duduk bersila menghadap jalan yang berdebu . 

Di ujung jalan terdapat sebuah rumah makan padang . Ya اَللّهُ. Makanan yang terpampang di depan kaca rumah makan itu begitu menggiurkan. 

Fatamorgana ku di siang hati ini pun mulai memainkan perannya. 

"Seandainya aku punya sedikit uang . Mungkin aku bisa membeli nasi padang itu" , gumam ku sambil menelan ludah. Haaaaa, ya sudah , hari ini TUHAN masih berbaik hati dengan memberikan aku rejeki lewat roti sisa ini . Lalu segera ku tutup lamunanku tentang nasi padang itu . 

Setelah selesai menyantap roti sisa yang lezat ini, aku pun bergegas melanjutkan pekerjaan "memulung"ku yang tertunda. 


Dan hari ini keranjang yang ku gendong di balik punggungku hampir terisi penuh sampah botol plastik yang ku kumpulkan sedari pagi . Sedari ku menyimpan kembali mimpi bekas semalam , berharap TUHAN masih menyediakan sampah yang menjadi sumber rejekiku ! 
Terima kasih ya اَللّهُ untuk hari ini :D terima kasih roti nya .. 

Salam, 
Pemulung yang selalu bersyukur :D 


Nawangsarinastiti,jakarta utara , 23.14wib. Tentang TUHAN , aku dan kita :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar