CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 03 April 2016

Terimakasih :)

Terimakasih kehidupan, untuk rasa pedih yang masih tersisa..

Terimakasih malam, untuk rasa lelah yang masih terbayang..

Terimakasih Pagi, untuk kekecewaan yang masih tersirat :)

Sabtu, 02 April 2016

Harus ada kata putus :)

Bila nanti tiba saatnya kita harus mengakhiri hubungan ini,
jangan lupa rintangan yang pernah kita lalui kemarin..

Bila nanti tiba saatnya kita harus mengakhiri hubungan ini,
jangan lupa kerasnya usaha menempuh jarak yang terbentang ditengah kita..

Bila nanti tiba saatnya kita harus mengakhiri hubungan ini, jangan lupa kerasnya hati menahan rindu yang berkecamuk didada..

Bila nanti tiba saatnya kita harus mengakhiri hubungan ini, jangan lupa betapa pedihnya menahan kesendirian saat ruang kita tak sama..

Bila nanti tiba saatnya kita harus mengakhiri hubungan ini, jangan pernah lupa berapa lama kita harus menunggu untuk saling bersama...

iya :)

Bila nanti tiba saatnya kita harus mengakhiri hubungan kita dan memulai dengan langkah baru sebagai Pasangan yang mengikrarkan janjinya untuk selalu bersama, membawa nama Tuhan dalam bait Janji Suci kita..

Bila nanti..
Tidak ada kata Pisah, yang ada hanya resah bila tidak sujud bersama..
Tidak ada kata ragu, yang ada hanya rindu untuk selalu menatap..

Semoga..

Love,

Yours (soon)

Jakarta merindukan Surabaya
11.34 PM :)

Rabu, 27 Januari 2016

2016

WohoooSelamat datang 2016..

Akhirnya (semangat) ngeblog lagi hehehe..

Mari kita awali 2016 dengan cita cita dan harapan baru, walauun agak telat ya cyiiinn soalnya udah mau asuk bulan ke dua di awal tahun 2016 tapi ya sutralah..

wish u all the best ...

Selasa, 14 April 2015

WELCOME BACK TO ME

Huaaaa hampir setahun ga buka blog..

#sungkeman satusatu

huhuuhu

maafkan aku ya readers, gegara kerjaan menumpuk tahun lalu, dan akhinya saya resign akhir bulan desember, dan disini lah saya sekarang memulai bisnis fashion dengan Merk Sendii #duileh gaya banget hehhe

Bismilah lah yaa..

BTW, yang mau liat hasil produksi Pashmina dan Bros saya silahkan langsung ke akun IG saya ya : @muscho_rack

atau kesini yaaaa  https://instagram.com/muscho_rack/

Jangan lupa klik tombol Follow hihihi..

INsya Allah bakal Update lagi, Update apaan sihh nanti aja deh hehehe


see you guys xoxoxox

Selasa, 20 Mei 2014

Toh hanya Mungkin

Mungkin, mungkin saja, toh aku hanya berandai-andai.. 
bila malam datang dan tak nampak satupun bintang dilangit luas,
mungkinkah pada saat itu Rembulan sedang marah kepadaku? 

Hingga tak mengijinkan aku melihat pantulan sinarnya dari balik bintang-bintang yang berpijar?

Mungkin, jika pagi datang, dan sang kabut tak kunjung menghilang,
serta sinar mentari tak kunjung datang,
mungkinkah angin sedang memendam amarah padaku?

Hingga tak mengijinkan aku merasakan hangatnya sinar matahari pagi?

Tidakkah kau lihat, hatiku sedang sibuk mencintaimu

Tidakkah kau lihat, hatiku sedang sibuk mencintaimu? 

Tidakkah kau lihat, bibirku sedang mendoakanmu dari kejauhan? 

Tidakkah kau lihat, jemariku sedang berusaha menggenggammu? 

Inikah yang kau sebut cinta? Menjatuhkan berkali-kali dalam kebahagiaan dan mengirisnya menjadi potongan tipis,dan kau terbangkan begitu saja tertiup angin? 

Inikah yang kau sebut cinta, menenggelamkanku dalam rindu dan memaksa hatiku membeku? 

Inikah yang kau sebut cinta, menggantungkan impianku setinggi angkasa lalu menghilang di ? 

Lalu apa namanya jika bukan kesakitan,lalu kau sebut apa jika cinta seperti ini, 
Mungkin kau tidak akan pernah mengerti, apa bentuk dan rasanya cinta, 

Karena kau terlalu sibuk menyakitiku disaat aku sibuk mencintaimu ..

Awan mendung dikala Senja

Sudah ku bilangkan, jangan menari-nari dikala hujan hampir datang, kau sebut itu mendung, kukatakan itu hanya angin yang berhembus.. 


Sungguh melelahkan ya rasanya, menangisi air hujan yang jatuh membasahi bumi.. percuma, buat apalagi, toh sudah jatuh.. 


Semakin malam, semakin pekat, dan semakin meyakinkan, setiap langkah yang kita-ya kita semua-makhluk hidup di bumi ini-setiap langkah yang kita semua-makhluk hidup dimuka bumi ini-langkah yang kita jalani, atau kita sebut saja ehm- entahlah-hanya kekakuan mungkin yang kita rasakan. 


Mau berharap senja datang kembali, toh sudah lewat tengah malam, buat apa disesali.. bersembunyi dibalik ketakutan? Tidak ada gunanya. 


Bukankah Tuhan sudah sangat adil menyisipkan (sedikit) keberanian dipermukaan telapak tangan kita, yang kita tidak sadari karena terlalu sering menutup wajah kita dengan telapak tangan itu? 


Orang-orang akan mengira kita gila ya, atau lebih tepatnya idiot, hehe ga masalah lah, selama kita masih melihat senja esok hari, walaupun hari ini senja di tutupi awan mendung.. 


Kita masih membisu, hanya tetap tinggal menatap kosong langit biru ditengah terpaan angin kemarau, 


Kau selalu bertanya kepadaku, kapan musim semi itu datang, aku selalu meyakinkanmu bahwa “kau selalu menawan, mampu menahan banyak hati yang beterbangan tak tentu arah”, lalu kau memanggilku idiot, iya idiot, sama seperti mereka diluar sana, 


“Hey, bukankah kita sama-sama tahu rasanya hati yang sakit?” keluhku pelan. 


Dan ketika awan mendung mulai datang lagi menghampiri dikala senja, aku selalu meyakinkanmu, “tidak apa-apa, kau akan baik-baik saja, ini hanya masalah waktu, biarkan anginnya berhembus, membawa segala keluh kesahmu melintasi samudera, syukur-syukur bisa tenggelam didasar samudera kan,dan kau tidak perlu merisaukannya lagi” dan lagi aku berkata sambil menghela napas panjang, “ ini hanya masalah waktu, sampai kau tidak perlu merasa perih lagi disitu” kataku sambil menunjuk tepat dihatimu. 


*semoga ini, hanya untaian kata-kata tidak berarti yang mungkin-kau-bisa-memahaminya, bisa membuatmu kembali tersenyum, walaupun rasanya sungguh melelahkan yah, kan sudah kukatakan ini hanya masalah waktu, HANYA-MASALAH-WAKTU”


Aku Tahu Ini Bukan Nafsu, Ini Cinta

Saat awan mendung datang perlahan, 
Aku tahu ini bukan nafsu, ini cinta.. 

Tapi, jika kukatakan pada dunia, maka kata-kataku takkan pernah cukup, 

Lalu aku berpaling padamu, menatap pekat tepat dibola matamu, 

Yang kulihat hanya kekosongan, 

Ingin rasanya kata-kata itu keluar dari bibirku, saat dadaku membuncah, kepalan tangan mengeras sekeras egomu, 

Sudah kukatakan aku mencintaimu, toh tetap saja, aku hanya bualan indah bagimu.. 
kutatap lagi awan mendung itu, aku masih yakin, lalu mengapa kau tidak yakin padaku? 

Mungkin benar, angin mampu membawa pergi semua kenangan indah kita, atau mungkin yang benar seperti ini, angin mampu membawa pergi semua yang kita inginkan, kau yang aku inginkan.. 

Haruskah ku relakan kau pergi bersama angin, atau memaksamu memelukku sekuat tenaga (lagi), 

Ini bukan sajak cinta, atau puisi kesakitan hati.. 

Aku hanya... 

entahlah.. 

Aku hanya butuh waktu.. 

*aku terkadang engkau, sudah kubilang pada diriku, ini-hanya-masalah-waktu*



Sabtu, 17 Mei 2014

Mencintai dan Memeluk

Mencintai dalam kata,Memeluk erat dalam Doa

Cukup mencintaimu dalam doa

Tirai Senja perlahan memeluk puncak gunung,
membiasnya dengan jingga keemasan..

bagai napas yang tersendat-sendat,
aku melanjutkan langkah menuju ketiadaan asa..

dalam gelap aku meraba-raba,
mencari sebatang obor kayu yang usang..

mungkin kita tak harus memeluk angin,
cukup menghirupnya dalam-dalam

mungkin aku tak harus memilikimu,
cukup mencintaimu dalam doa